KELOMPOK SOSIAL & KEHIDUPAN MASYARAKAT Sumber Dosen MPU Tantular Serepina Tiur Maida dan Blog Restu Yudha Putra Berutu
KELOMPOK SOSIAL & KEHIDUPAN MASYARAKAT
NAMA : RESTU YUDHA PUTRA BERUTU
DOSEN PENGAMPU : SEREPINA TIUR MAIDA, S.SOS., M.PD., M.I.KOM.
UNIVERSITAS MPU TANTULAR
A. PENGERTIAN DAN SYARAT – SYARAT KELOMPOK SOSIAL
- Kelompok sosial atau social group adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan di antara mereka. Hubungan tersebut menyangkut hubungan timbal – balik yang saling mempengaruhi dan kesadaran untuk saling tolong – menolong.
- Syarat – syarat kelompok sosial:
- Setiap anggotanya harus sadar bahwa ia merupakan bagian bagian dari kelompok yang bersangkutan.
- Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dan yang lainnya.
- Terdapat suatu faktor yang dimiliki bersama oleh para anggota kelompok tersebut, sehingga hubungan di antara mereka bertambah erat.
Faktor Pembentuk dan Ciri-ciri Kelompok Sosial
Kelompok sosial bukan suatu fenomena
yang terbentuk begitu saja. Ada beberapa
faktor yang menjadi penyebab mengapa
tercipta kelompok sosial di tengah
lingkungan masyarakat, beberapa di
antaranya adalah kedekatan dan
kesamaan.
Faktor yang Melatarbelakangi Kelompok Sosial
- Keyakinan bersama akan perlunya pengelompokan.
- Harapan yang dihayati oleh anggota-anggota kelompok.
- Ideologi yang mengikat seluruh anggota.
- Setiap kelompok sadar bahwa dia merupakan bagian dari kelompoknya dengan ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dan lainnya.
- Ada suatu faktor yang dimiliki bersama sehingga hubungan antaranggota bertambah erat.
B. Tipe-Tipe Kelompok Sosial
Klasifikasi tipe-tipe kelompok sosial dilihat dari beberapa sudut atau dasar
berbagai kriteria / ukuran yang meliputi:
- Besar kecilnya jumlah anggota
- Derajat interaaksi sosial
- Keppentingan dan wilayah
- Berlangsungnya suatu kepentingan
- Derajat organisasi
- Kesadaran akan jenis, hubungan sosial dan tujuan.
Jenis Kelompok Sosial Teratur
- Kelompok primer , kelompok yang merujuk pada kelompok kecil yang memiliki ciri-ciri, yakni bersifat intimitas, asosiasi tatap muka, dan kerja sama. Biasanya kelompok primer ini saling mengenal dan dekat satu sama lainnya.
- Kelompok sekunder, kelompok yang merujuk pada sebuah kelompok formal imersonal yang memiliki sedikit kedekatan sosial.
- Kelompok dalam (In-Group) merupakan bentuk kesadaran seseorang tentang identitas dirinya dalam suatu kelompok, misalnya keluargaku, negaraku, dan profesiku. Kata 'ku' tersebut menunjukkan bahwa ia merasa sudah menjadi bagian dari kelompok tersebut.
- Kelompok luar (Out-Group) merupakan kelompok di mana seseorang dapat merasa bahwa dirinya bukan bagian dari suatu kelompok. Kendati demikian, kelompok luar ini bisa berubah menjadi kelompok dalam apabila adanya kontak serta komunikasi.
- Kelompok formal adalah kelompok-kelompok yang mempunyai peraturan yang tegas dan sengaja diciptakan oleh anggota-anggotanya untuk mengatur hubungan antara anggota lain.
- Kelompok informal adalah kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, daya tarik, dan kebutuhan-kebutuhan seseorang.
Jenis Kelompok Sosial Tidak Teratur
- Kerumunan sosial merupakan sekumpulan orang yang berada di suatu tempat, akan tetapi di antara mereka tidak berhubungan secara tetap.
- Publik merupakan kelompok yang bukan merupakan kesatuan. Interaksi berlangsung melalui alat-alat komunikasi dan tidak langgeng.
- Massa merupakan kelompok sosial tidak teratur yang timbul sejalan dengan perkembangan masyarakat yang mengarah pada pola kehidupan modern.

.jpg)
Mantap, Membantu👍👍
BalasHapus