KEPRIBADIAN

 KEPRIBADIAN



Nama : Restu Yudha Putra Berutu 
NIM : 243300020010
Dosen Pengampu : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.



Kepribadian adalah keseluruhan pola pikiran, perasaan, dan perilaku yang menjadi ciri khas seseorang dan membedakannya dari orang lain. Ini adalah cara unik individu berinteraksi dengan dunia dan orang-orang di sekitarnya.



Beberapa definisi spesifik dari ahli:
 1. Gordon Allport (1961): Kepribadian adalah organisasi dinamis di dalam individu dari sistem psikofisik yang menentukan perilaku dan pemikiran karakteristiknya. Beliau menekankan bahwa kepribadian itu unik bagi setiap individu dan bersifat dinamis, terus berkembang.

2.  Sigmund Freud: Dalam teori psikoanalitiknya, Freud menyatakan bahwa kepribadian terdiri dari tiga elemen: id (dorongan instingtif), ego (mediator antara id dan realitas), dan superego (internalisasi nilai dan moral). Interaksi dinamis antara ketiga elemen ini membentuk kepribadian.

3. Teori Traits (misalnya, Big Five): Beberapa ahli berfokus pada sifat-sifat kepribadian yang luas dan relatif stabil yang mendeskripsikan perbedaan individu. Model Big Five (Keterbukaan, Keramahan, Kehati-hatian, Ekstraversi, dan Neurotisisme) adalah salah satu contoh yang populer.


Contoh- Contoh Kepribadian :

 a. Ekstrovert: Orang yang bersemangat, suka berinteraksi dengan banyak orang, dan mendapatkan energi dari keramaian. Mereka cenderung terbuka dan mudah bergaul.

 b. Introvert: Orang yang lebih suka suasana tenang, menikmati waktu sendiri atau dengan kelompok kecil, dan mendapatkan energi dari refleksi internal. Mereka cenderung lebih pendiam dan hati-hati dalam berinteraksi.

 c. Ramah: Orang yang hangat, menyenangkan, dan mudah disukai. Mereka cenderung bersikap positif dan peduli terhadap orang lain.

 d. Teliti: Orang yang detail, terorganisir, dan bertanggung jawab. Mereka cenderung perfeksionis dan memperhatikan setiap detail pekerjaan.

 e. Kreatif: Orang yang imajinatif, inovatif, dan suka mencari solusi baru. Mereka cenderung berpikir "di luar kotak" dan memiliki banyak ide.

 f. Tenang: Orang yang sabar, tidak mudah panik, dan mampu mengendalikan emosi. Mereka cenderung berpikir jernih dalam situasi sulit.

 g. Pemberani: Orang yang tidak takut mengambil risiko dan menghadapi tantangan. Mereka cenderung tegas dan tidak mudah menyerah.

 h. Empati: Orang yang mampu memahami dan merasakan emosi orang lain. Mereka cenderung peduli dan suportif.

 i. Mandiri: Orang yang mampu melakukan sesuatu sendiri tanpa banyak bergantung pada orang lain. Mereka cenderung memiliki inisiatif dan percaya diri.

 j. Optimis: Orang yang cenderung melihat sisi positif dari segala hal. Mereka cenderung bersemangat dan memiliki harapan yang tinggi.


Kesimpulan 
Kepribadian itu seperti sidik jari, unik dan membedakan satu orang dengan yang lain. Ia adalah pola yang menetap dari pikiran, perasaan, dan perilaku yang kita tunjukkan dalam berbagai situasi.
Lebih jauh lagi, kepribadian itu dinamis, artinya ia bisa berkembang dan berubah seiring waktu karena pengalaman hidup, interaksi sosial, dan bahkan pilihan yang kita buat. Meskipun ada inti yang relatif stabil, kita tidak benar-benar statis.
Intinya, memahami kepribadian membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain lebih baik. Ini bisa berdampak besar pada bagaimana kita berinteraksi, bekerja sama, dan menjalani hidup secara keseluruhan. Jadi, kepribadian bukan hanya sekadar label, tapi sebuah konsep penting untuk memahami kompleksitas manusia.


Jika suka Like and comment ya Teman-teman MPU Tantular 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUBUNGAN ANTROPOLOGI DENGAN ILMU-ILMU LAINNNYA

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU ANTROPOLOGI

Faktor dan Proses Difusi, Akulturasi, Asimilasi, Pembauran, dan Inovasi